Menu
relationship / Wellness

7 Hal yang Harus Dihindari Saat LDR dengan Pasangan

Image by stokpic from Pixabay

“Long distance relationship is like dating a ghost,” kata Adam Wilde dalam film romantis If I Stay.  Long distance relationship atau LDR bukan hal yang mudah. Lebih sedikit waktu yang dihabiskan secara bersama dalam LDR. Bahkan kadang bisa dihitung dengan jari berapa kali bertemu dengan si pacar. Selain itu, cobaan dalam LDR lebih banyak dan susah, oleh karena itu hindari beberapa kesalahan dalam LDR agar hubungan tetap sehat dan awet meskipun cinta kalian dipisahkan oleh jarak.

Being over suspicious/jealous

Kecurigaan yang berlebih dapat menimbulkan masalah lho. “Dia lagi ngapain ya? Sama siapa? Sama cewek lain? Dimana ya?”. Kepo berlebihan karena terlalu curiga malah bikin kita sakit hati. Calm down. Kalau kamu bener-bener cinta sama dia dan sebaliknya, dia nggak bakal kemana-mana kok. Daripada terlalu curiga dan menghabiskan waktu untuk kepo dan sedih seharian, mending gunakan waktumu untuk sesuatu yang kamu sukai misalnya blogging, olahraga, melukis, dsb. Keep productive

Having not enough faith in your partner

Kepercayaan adalah hal yang paling penting dalam hubungan. Terutama dalam LDR. Kalau kita bersedia menerima dia apa adanya, termasuk suka-duka dalam LDR, kita harus percaya sepenuhnya sama si doi. If you can’t, then you’re not ready for this kind of relationship.

Lack of PROPER communication

Yep, proper communication. Sering kali kita bertengkar dengan si doi karena miskomunikasi. Di jaman yang canggih sekarang pun, dimana kita punya thousands media sosial di smartphone, mulai dari WhatsApp, Line, Path, Instagram, BBM, dsb. I bet that most of you have all those apps.  Namun miskomunikasi tetap seringkali terjadi. Misalnya, bertengkar karena susah sinyal dan pesan yang kita kirim nyampenya telat banget, padahal udah ditunggu-tunggu. Selain itu, isi pesannya yang terlalu singkat dan ketika si doi baca, doi menafsirkan hal yang berbeda dengan apa yang kita maksudkan. Oleh karena itu, coba sebelum mengirim pesan cek ulang apakah pesan tersebut tidak menimbulkan ambiguitas, jangan terlalu panjang dan jangan terlalu pendek. Kalau terlalu panjang, lebih baik telpon saja.

Not listening

Kunci dari hubungan yang baik adalah saling mendengarkan satu sama yang lain. Mungkin kita terlalu capek setelah kerja, atau yang lainnya, sehingga kita tidak bisa fokus dengan apa kata doi. Dan si doi akhirnya marah karena kita tidak mendengarkannya, padahal bisa jadi apa yang diomongkan adalah hal yang penting. Lebih baik, katakan jujur saja kalau kamu terlalu capek biar si doi ngerti. Dan jangan marah juga, kalau si doi juga seperti itu.

Not sparing some time for each other

Ketika menjalani hubungan jarak jauh, setiap pasangan harus menyisihkan waktunya untuk satu dengan yang lain. Berhubungan terlalu intens kadang juga bikin bosen. Tapi, jangan sampai lupa untuk berkomunikasi yah! Mungkin weekend, bisa video call via skype, atau yang lainnya. Yang penting komunikasi baik tetep harus dijaga. Just remember: Quality times are more important then quantity times.

Being impatient

LDR itu harus siap untuk tidak bertemu face-to-face  dalam rentang waktu yang tidak pasti. Mungkin besok, minggu depan, bulan depan, berbulan-bulan lagi, yang penting harus sabar yah! Kangen sih pasti, tapi kita harus tetap sabar dan setia menunggu waktu untuk ketemu.

picture source: pinterest.com

Not solving problem right away

Berantem tapi nggak bisa ngomong dan ketemu secara langsung pasti nggak enak banget rasanya. Sakitnya tuh disini. Ketika ada masalah, segera diselesaikan secara baik-baik dan jangan sampai berlarut berhari-hari. 

Tiga hal yang paling penting dalam LDR adalah tiga, yaitu trust, patience, and understanding. Jika ketiga hal ini sudah ada dalam hubungan kamu, cinta kamu akan dapat bertahan terhadap apapun.

No Comments

    Leave a Reply