Menu
finance / Living

Perlunya Menyisihkan Dana Darurat: Bagaimana memulainya?

Dengan adanya masa pandemi COVID 19, banyak hal dalam kehidupan kita yang berubah. Bahkan banyak dari kita yang berubah drastis. Ada yang siap ada yang tidak siap menghadapi ini. Tapi tetap harus terus berjalan untuk bisa survive. Salah satu hal yang mungkin kita remehkan adalah dana darurat.

Sebelum masuk ke dalam dana darurat, kita harus mempunyai perencanaan financial yang nantinya memudahkan kita. Selain itu perencanaan keuangan ini dapat membuat sifat hemat dan lebih mengutamakan kebutuhan dibandingkan membeli hal yang tidak dibutuhkan.

Menurut Jonathan End, ada 3 hal yang harus kamu prioritaskan dalam membuat pondasi keuangan untuk dirimu ataupun keluarga. Yang pertama adalah dana darurat lalu asuransi dan yang terakhir adalah investasi serta tabungan. Kali ini kita akan bahas tentang dana darurat dahulu ya.

Beberapa tahun ini dana darurat banyak sekali diperbincangkan terutama di keluarga baru. Ternyata mengumpulkan dana darurat tidak harus menunggu ketika sudah menikah, sejak pertama bekerja sebaiknya kita sudah bisa memulai mengumpulkan dana darurat. Tidak ada yang tahu, kita semua harus menghadapi masa pandemi yang merubah kebutuhan ekonomi di diri kita dan keluarga. Tidak ada kata terlambat untuk memulai menabung dana darurat, walaupun di masa susah seperti ini.

Image source: unsplash.com

Dana darurat sebenarnya apa sih?

Menurut duwitmu.com , dana darurat adalah uang yang tersedia dan dapat diambil sewaktu-waktu untuk kebutuhan yang mendesak atau emergency. Yang dimaksud dengan kebutuhan yang mendesak seperti musibah, sakit, ada kecelakaan atau kerusakan rumah/mobil hingga kena PHK.

Seberapa banyak dana yang harus kita kumpulkan untuk dana darurat?

Jumlah dana darurat besarnya dapat dihitung sejumlah pengeluaran bulanan kamu.

Image source: unsplash.com

Tapi berapa banyak yang harus kita kumpulkan untuk mempunyai dana darurat yang ideal?

Untuk kamu yang belum menikah (single):

Kamu harus memiliki dana darurat yang berisikan 3 x pengeluaran bulanan. Contoh, jika pengeluaran kamu sendiri dalam 1 bulan adalah 5 juta maka dana darurat yang harus dikumpulkan sebanyak 15 juta. Kalau kamu sudah bisa menabung sebanyak 3x pengeluaran bulanan dan kamu masih bisa melanjutkan, anggap saja menabung. Yang terpenting kebutuhan kamu dalam 1 bulan sudah tercukupi dahulu ya.

Untuk kamu yang sudah menikah dan belum mempunyai momongan:

Kamu harus memiliki dana darurat sebanyak 6 x pengeluaran bulanan. Contoh, jika pengeluaran kamu sendiri dalam 1 bulan adalah 5 juta makan dana darurat yang harus dikumpulkan adalah 30 juta.

Untuk kamu yang sudah menikah dan mempunyai momongan (2 dewasa + 1 anak atau orang tua):

Kamu harus memiliki dana darurat sebanyak 12 x pengeluaran bulanan. Contoh, jika pengeluaran kamu sendiri dalam 1 bulan adalah 5 juta maka dana darurat yang harus dikumpulkan adalah 60 juta.

Bagaimana jika kita memiliki hutang? mana yang di prioritaskan dahulu?

Selesaikan tanggungan hutang terlebih dahulu agar tidak menumpuk dan tidak menjadi pikiran lalu mulai tabung dana darurat.

Semoga bisa menjadi tambahan informasi buat ladies dan mamas yang jadi pejuang dana darurat. Ingat kebutuhan sehari-hari harus terpenuhi dahulu dan selesaikan hutangmu jika ada. Don’t worry, you are not alone! Good luck

No Comments

    Leave a Reply